23 June 2017

Posted by gerimis on May 28, 2015

NAYPYIDAW - Sekira 30 biksu radikal asal Myanmar memimpin pawai ratusan massa yang menolak kehadiran etnis Rohingya yang dikenal dengan julukan 'orang kapal' itu. Dalam salah satu poster yang dibawa demonstran tertulis "Orang kapal tidak berasal dari Myanmar".

"Sekarang, ini bukanlah masalah Myanmar, ini telah menjadi isu internasional," seru seorang biksu Myanmar yang bernama Thuda Nanda, seperti dilaporkan The Associated Press, Kamis (28/5/2015).

"Orang-orang kapal ini menjuluki dirinya sendiri 'Rohingya'. Mereka berpura-pura menjadi pengungsi supaya mereka bisa kembali ke Myanmar. Kami tidak dapat menerima mereka," tegas Nanda.

Para demonstran juga menuding Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan media menyebarkan pemberitaan yang salah mengenai kelompok minoritas di Myanmar itu. "PBB dan media internasional membuat berita palsu!" seru salah satu poster.

Sebagaimana diketahui sebanyak 1,3 juta orang Rohingya ditolak kewarganegaraannya oleh Pemerintah Myanmar. Pemerintah menyebut mereka orang-orang Bengali, untuk menunjukkan mereka adalah imigran gelap dari Bangladesh, negara tetangga Myanmar.

Akibat konflik politik yang melanda Myanmar, ribuan warga Rohingya melarikan diri ke negara-negara Asia Tenggara. Sekira 3.500 imigran Rohingya ditemukan terdampar di pantai Indonesia, Malaysia, dan Thailand. (Okezone.com)

Tags: 

Categories: 

Add new comment

CAPTCHA
Pertanyaan ini untuk menguji apakah Anda adalah pengunjung manusia dan untuk mencegah kiriman spam otomatis.
Image CAPTCHA
Enter the characters shown in the image.
left