23 June 2017

Posted by gerimis on March 08, 2016

Mamuju/Sulbarnews.com--Dalam menyambut gerhana matahari,NAL Organizer melakukan Pembukaan Festifal karnafal event Sikammung dan Legenda gerhana matahari yang berlangsung selama 2 hari mulai dari tanggal 8 Maret sampai 9 maret 2016 yang berlangsung di Pantai anjungan manakarra pada pukul 09.00 wita, Selasa (08/3).

Sebelum melaksanakan acara pembukaan, terlebih dahulu dimulai dengan melakukan festival karnaval yang di ikuti oleh enam Kabupaten di Sulawesi Barat, di mulai dari Rumah Adat Mamuju sampai Pantai Manakarra.

Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Inspirator EKW 2085 dan Inspirasi 2085 Sulbar serta perintis Festival Sikammung, Irvan Basri ,Sekda Kabupaten Mamuju, Muh Daud Yahya, Ketua DPRD Kabupaten Mamuju H St. Suraidah Suhardi Polres mamuju, Dandim 1418 mamuju, Perwakilan kantor agama kabupaten mamuju, perwakilan dari 6 kabupaten, dan semua peserta, undangan, dan Masyarakat mamuju.

Direktur NAL Organizer selaku pelaksana kegiatan ini,Rizka, mengatakan, dalam menyambut gerhana matahari,Event Sikammung ini akan menampilkan, Pameran parawisata, dan kebudayaan, Karnaval budaya, pameran tradisional, pentasan Seni budaya antar kabupaten, kolaborasi sini budaya 6 kabupaten.

Dalam sambutannya Irfan Basri selaku inisiator kegiatan Sikammung atau dalam artian Menjaling kerjasama mengatakan, pihaknya sangat berterimah kasih kepada semua yang hadir.

“saya mengucapkan kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, para sponsor, pelaku kegiatan ini, terkhusus kepada peserta Karnaval dari 6 kabupaten di Pagelaran seni ini dan gerhana Matahari.”ucap Irfan.

Dengan tujuan kita ingin menjadikan sulbar sebagai sesuatu yang baik dan bisa dikenal di indonesia, dengan segala keterbatasan yang ada mudah-mudahan acara ini bisa berjalan Sukses sampai selesai.”tambah Irfan.

Lanjut Irfan, festival gerhana matahari ini yang awal nya itu sikammung, tetapi melihat dari adanya gerhana matahari yang akan jatuh pada tanggal 09 Maret 2016 dan dimana peristiwa ini baru berlangsung puluhan tahun.

Tujuan dari kegiatan ini adalah agar kita sebagai pemuda membangkitkan kembali tradisi-tradisi dan budaya lokal kit dan mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi Even tahunan di Sulawesi Barat.

“Kita butuh kesepahaman, oleh karena itu kita butuh strategi untuk mendorong ini semua, karna menurut hasil kajian saya itu akan menjadi daya tarik orang di luar untuk datang di sulbar.Kata Ibas.

Di tempat yang sama, Muh. Daud yahya selaku Sekda mamuju mengatakan, mudah-mudahan kegiatan ini menjadi kegiatan tahunan yang ada di Sulbar.

Pemerintah kabupaten mamuju sangat merespon baik, apa yang dilakukan oleh sekumpulan pemuda-pemuda yang ada di Sulbar.”ucap Daud

Kita pahami bersama bahwa di Sulbar ini masyarakatnya beraneka ragam, Baik suku, agama, Ras serta kebiasaan-kebiasaanya. “7 kerajaan di huluh sungai, dan 7 kerajaan di pantai,” ungkap Yahya.

Yahya melanjutkan, Diharapkan kegiatan ini dapat dijadikan kegiatan tahunan, dan akan lebih semarak jika di dukung dari 6 kabupaten dan di tambah lagi kota Madya yang akan di bentuk nantinya, Tutup Yahya,(gerimis)

Tags: 

Categories: 

Add new comment

CAPTCHA
Pertanyaan ini untuk menguji apakah Anda adalah pengunjung manusia dan untuk mencegah kiriman spam otomatis.
Image CAPTCHA
Enter the characters shown in the image.
left