23 June 2017

Posted by to_makampa on September 02, 2015

Sulbarnews.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, mendorong dokumen pengusulan perubahan status kabupaten menjadi Kota Mamuju ke dewan untuk dibahas bersama. Saat ini, Pemkab tengah melakukan finalisasi kajian akademik usulan tersebut.

Sementara itu bertempat di ruang Kerja Gubernur Sulawesi Barat H. Anwar Adnan Saleh Meneriman Bupati Mamuju Dr.H. Duhardi Duka bersama Ketua DPRD Mamuju Hj. Suraidah Suhardi , dalam rangka menyerahkan berkas usulan pembetukan kota Mamuju.

“Status kota ini kita belum tahu apakah lansung kota madya atau kota administrasi. Tergantung jaminan pemerintah daerah, kalau kota tersebut mampu membiayai pemerintahnya sendiri maka dapat lansung menjadi kota mandiri," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh. Selasa 1/09/15.

Menurut Anwar, proses pembentukan kota Mamuju akan dipercepat, dan sesegera mungkin dokument usulan pembentukan kota diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pembentukan kota Mamuju, lanjutnya, merupakan hal yang mendesak. Apalagi pemerintah pusat sudah menetapkan bahwa tidak boleh provinsi yang ibukotanya masih berstatus kecamatan ataupun kabupaten.

Sulbar diatur oleh Undang-Undang Nomor 26/2004 tentang pembentukan provinsi Sulbar menjadi daerah otonom. Karena itu, pembentukan kotamadya sangat penting.

Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamuju sudah mengkaji pembentukan kota Mamuju, setelah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), dengan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri.

Jika kota terbentuk, maka Kabupaten Mamuju akan bergeser ke arah utara. Yakni ke wilayah Kecamatan Kalukku atau Kecamatan Papalang.

Bupati Mamuju Suhardi Duka, mengatakan, ibukota Kabupaten Mamuju rencananya akan kembali ke Desa Tasiu Kecamatan Kalukku. Beberapa kecamatan yang akan bergabung antara lain Papalang dan Sampaga.

"Kecamatan Tapalang dan Tapalang Barat yang letaknya disebelah Selatan bakal kota tetap statusnya," kata Suhardi.

Saat ini Pemkab Mamuju masih fokus pada Mateng. Terutama soal pengisian pegawai dan administrasi lainnya.

Sementara itu, Bupati Mamuju DR. H Suhardi Duka menyampaikan, pembentukan kota Mamuju merupakan salah satu misi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Mamuju. Olehnya, ia berharap usualan kota Mamuju dapat diserahkan kepada Mendagri sebelum berakhir masa jabatanya sebagai Bupati Mamuju.

"Sampai hari ini sudah selesai saya di Kabupaten, dan sekarang kewenangan Gubernur untuk memproses lebih lanjut dan Gubernur sudah menyampaikan secepatnya mengajukan kepada Mendagri," pungkas SDK.

Categories: 

Add new comment

CAPTCHA
Pertanyaan ini untuk menguji apakah Anda adalah pengunjung manusia dan untuk mencegah kiriman spam otomatis.
Image CAPTCHA
Enter the characters shown in the image.
left