26 June 2017

Posted by gerimis on May 28, 2015

28-08-2015/Jakarta/sulbarnews.com- Ketika suami tiba-tiba tak bisa mencapai atau mempertahankan kondisi ereksinya ketika melakukan hubungan intim, seorang istri sebaiknya tak langsung bereaksi menyalahkan.

Karena seringkali kegagalan saat berhubungan ini menjadi awal terjadi masalah disfungsi ereksi atau impotensi.

Psikolog seksual Zoya Amirin mengatakan, daripada menyalahkan atau memaksa suaminya mengutarakan apa yang dialami, lebih baik gunakan kalimat-kalimat asertif positif yang bisa memberikan efek menenangkan.

Apalagi pria biasanya lebih sering mengingat kegagalannya saat berhubungan intim, walau pun misalnya itu hanya terjadi sekali dari 10 kali berhubungan. Pengalaman pernah gagal itu akan terus diingat dan akhirnya memengaruhi kepercayaan dirinya.

"Sebaiknya gunakan kalimat asertif positif, misalnya kalimat 'ada yang ingin dibicarakan..., saya merasa lebih bahagia kalau bisa bantu mengatasi masalah ini sama-sama...' Begitu tahu yang membuat pasangannya bahagia itu dengan bercerita, pria biasanya akan lebih mudah untuk diajak menceritakan masalahnya," ungkap Zoya Amirin di Jakarta,

Intinya menurut Zoya, pria yang mengalami impotensi perlu diberikan dukungan yang konstruktif agar masalah yang dihadapinya tidak semakin parah.

"Ketika suami sudah mau bercerita, istri bisa mulai mengajaknya ke dokter atau psikolog. Karena seringkali masalah yang dialami pria ini juga karena faktor psikologis," ujarnya.

Dengan menjalin komunikasi dan membicarakan masalah ini secara baik, menurut Zoya hal itu juga bisa mencegah perilaku berbahaya suami seperti mengonsumsi obat-obatan kuat sembarangan.

"Karena takut gagal lagi, banyak yang memilih jalan pintas dengan minum obat sembarangan. Padahal itu justru membuat impotensinya semakin parah," pungkasnya.

Tags: 

Categories: 

Add new comment

CAPTCHA
Pertanyaan ini untuk menguji apakah Anda adalah pengunjung manusia dan untuk mencegah kiriman spam otomatis.
Image CAPTCHA
Enter the characters shown in the image.
left